Setiap manusia pasti memiliki hati atau perasaan, ketika ada seorang yang sedang menyakitimu itu tandanya kita harus belajar bersabar untuk menghadapi seorang yang telah menyakiti. Sabar merupakan suatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan bagi sebagian orang. Tetapi, jika dilakukan dapat membawa ketenangan hati dan pikiran. Sesulit apapun kita untuk berlaku sabar, menerima kenyataan dengan ikhlas dan senantiasa berpikir tenang, semua itu tetap bisa kita lakukan selama kita yakin bahwa kita bisa melakukannya. Sadar atau tidak, sabar merupakan suatu hal dan keadaan yang bisa kita miliki kapan pun, di manapun dan saat kita bersama siapapun. Terkadang, diam adalah tindakan terbaik yang dilakukan saat kita butuh bersabar.

Diam yang dimaksud bukanlah diam tanpa melakukan hal sesuatu. Diam yang dimaksud adalah sebagai ‘jeda’ untuk kita berhenti sejenak dari suatu permasalahan, lalu berpikir positif bagamaina cara mengahadapi permasalahan tersebut . Berusaha untuk tetap tenang, nyaman dan diam saat menerima luka mendalam karena disakiti sama orang lain bukan berarti bahwa kita sedang kalah. Walaupun kita sering disakiti oleh orang lain dibicarakan yang tidak sesuai fakta kita cukup diam saja. Tetap berpikir positif saja fokus ke depan.
“Disakiti memang meninggalkan perasaan terluka, belum lagi trauma berkepanjangan yang bisa terjadi. Menurut American Psycological Association”.
trauma dapat menimbulkan dampak jangka panjang secara fisik maupun mental. Untuk kamu yang sering disakiti, tetap harus kuat menghadapi mereka yang sudah menyakitimu. Berkat mereka, kamu bisa tahu karakter asli mereka yang sesungguhnya. Bahkan kamu sekaligus belajar untuk jadi lebih kuat lagi.

Jangan membalas apa yang mereka sudah lakukan kepadamu  anggap saja itu sebagai pembelajaraan.

Komentar